Al-Ma'idah (Hidangan) Ayat 69

Bacaan

TopikInklusivisme Semu dan Hukuman Bani Israel

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالصَّابِئُونَ وَالنَّصَارَىٰ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

(5:69) Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, Ṣābiīn dan orang-orang Nasrani, barang siapa beriman kepada Allah, kepada hari kemudian dan berbuat kebajikan, maka tidak ada rasa khawatir padanya dan mereka tidak bersedih hati.

Kritik

Ayat 69 (Kesalahan Gramatikal): Terdapat kesalahan tata bahasa pada kata as-sabi'una. Karena didahului oleh partikel 'inna, secara aturan bahasa Arab klasik kata tersebut harus ditulis dalam bentuk akusatif menjadi as-sabi'ina. Posisi sintaksisnya yang salah urat ini dinilai oleh para pakar sebagai bukti bahwa teks tersebut adalah interpolasi (sisipan tambahan) yang disisipkan secara canggung ke dalam ayat

Moral

(5:69-71): Toleransi bersyarat yang manipulatif — Menawarkan 'keselamatan' dengan syarat menerima klaim keagamaan tertentu adalah toleransi bersyarat yang manipulatif. Toleransi sejati tidak memerlukan konversi.

Kontradiksi

QS 5:69 menyatakan orang Yahudi, Sabiin, dan Nasrani yang beriman dan beramal saleh tidak perlu khawatir. Namun QS 3:85 menyatakan 'tidak diterima agama selain Islam'. QS 5:72-73 mengkafirkan penganut Trinitas. Kontradiksi inklusivisme vs eksklusivisme dalam Al-Quran.