Bacaan
TopikKeimanan kepada Semua Rasul dan Stereotip Kolektif terhadap Yahudi
وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَٰكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ ۚ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ ۚ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ ۚ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا
(4:157) dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, "Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,243 padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa. Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa, selalu dalam keragu-raguan tentang siapa yang dibunuh. Mereka benar-benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang dibunuh), melainkan mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya,
Catatan Depag
243) Mereka menyebut Isa putra Maryam itu Rasul Allah ialah sebagai ejekan, karena mereka sendiri tidak mempercayai kerasulan Nabi Isa -'alaihissalām-.
Kritik
Penolakan bahwa Isa disalib, dengan keterangan bahwa yang terjadi cuma penyerupaan, sudah lebih dulu diajarkan sekte Kristen Doketis pada abad kedua, antara lain lewat Basilides dan Kerintus, yang menolak Kristus sungguh-sungguh menderita di kayu salib. Di luar itu, kematian Yesus lewat hukuman salib termasuk perkara yang disebut sumber Romawi lewat Tacitus, sumber Yahudi lewat Yosefus, dan seluruh tulisan Kristen paling awal.
Kontradiksi
Kontra 3:55 dan 19:33. Ayat ini menyatakan Isa tidak dibunuh dan tidak disalib, sedangkan 3:55 memakai kata yang berarti mematikan dan 19:33 mengutip Isa menyebut hari kematiannya sendiri.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

