Qurai

Al-Lahab/Al-Masad (Api Yang Bergejolak/Sabut) Ayat 1

Bacaan

TopikAyat 1-2: Kutukan terhadap Abu Lahab

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ

(111:1) Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!930

Catatan Depag

*930) Yang dimaksud dengan "kedua tangan Abu Lahab" ialah Abu Lahab.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Surat ini turun ketika Nabi mengumpulkan seluruh kerabat dari berbagai kabilah Quraisy di Bukit Shafa untuk memberikan peringatan terang-terangan akan datangnya azab. Bukannya mendengarkan, paman beliau sendiri, Abu Lahab, malah mencela dan melempar batu seraya berkata, "Celakalah engkau, apakah hanya untuk ini kau mengumpulkan kami?" Ayat ini turun memastikan bahwa justru kekuatan dan harta Abu Lahab-lah yang kelak akan binasa. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) 1-5 Surah ini turun berkenaan dengan Abù Lahab yang memaki-maki Nabi ketika beliau mengajak kaum Quraisy berkumpul untuk mendengarkan dakwahnya. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

Kritik

Surat ini seluruhnya kutukan kepada satu orang beserta istrinya. Abu Lahab sendiri berarti bapak nyala api, dan surat ini bermain pada nama itu waktu menyebut api yang bergejolak. Ali Dashti mempersoalkan kelayakan kutukan pribadi jadi bagian kitab, dan Sibawaih mencatat bacaan lain hammalata dengan baris atas, yang mengubah kalimatnya dari keterangan jadi cacian.

Cacat Logika

Serangan ke orangnya (ad hominem). Perlawanan Abu Lahab dijawab dengan kutukan atas tangannya, hartanya, dan istrinya. Tidak satu pun keberatan yang pernah ia ajukan disebut di dalam surat ini, apalagi dijawab.

Moral

Ayat 1 sampai 5: seorang yang masih hidup dipastikan masuk neraka beserta istrinya, dan istrinya kena lewat kedudukannya sebagai istri, bukan lewat perbuatan yang disebut namanya. Kepastian itu menutup pintu tobat yang di tempat lain dinyatakan terbuka, dan menjadikan nama satu keluarga bahan bacaan wajib sampai sekarang.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria