Qurai

Ad-Duha (Waktu Matahari Sepenggalahan Naik) Ayat 3

Bacaan

TopikAyat 1-3: Sumpah dan Penegasan Hubungan Allah dengan Nabi

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ

(93:3) Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu.910

Catatan Depag

*910) Ketika turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- terhenti untuk sementara waktu, orang-orang musyrik berkata, "Tuhannya (Muhammad) telah meninggalkannya dan benci kepadanya." Maka turunlah ayat ini untuk membantah perkataan orang-orang musyrik.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun ketika wahyu sempat terputus dan Malaikat Jibril terlambat datang selama beberapa waktu, yang membuat seorang wanita musyrik mengejek Nabi bahwa Tuhan/setan peliharaannya telah meninggalkannya. Nabi merasa sangat sedih dan Khadijah sempat khawatir, hingga turunlah ayat ini untuk menghibur beliau. Ada juga riwayat yang menyebutkan keterlambatan wahyu ini dikarenakan ada bangkai anak anjing milik pelayan yang mati di bawah tempat tidur Nabi.

Cacat Logika

Nasib baik dijadikan bukti (post hoc). Ayat 3 menyatakan Tuhan tidak meninggalkan dan tidak membenci orang yang disapa, dan alasannya diambil dari ayat 6 sampai 8: pernah yatim lalu terlindungi, pernah kekurangan lalu tercukupi. Nasib yang membaik terjadi pada banyak orang tanpa menunjukkan siapa yang mengurusnya.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria