Bacaan
TopikPenciptaan dan Ujian Manusia (1-3)
إِنَّا خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ نُطْفَةٍ أَمْشَاجٍ نَبْتَلِيهِ فَجَعَلْنَاهُ سَمِيعًا بَصِيرًا
(76:2) Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur882 yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
Catatan Depag
*882) Bercampur antara benih laki-laki dengan perempuan.
Kritik
Kata nabtalihi, Kami mengujinya, duduk di tengah ayat 2 antara penciptaan dari nutfah dan pemberian pendengaran serta penglihatan, tempat yang tidak menuntutnya. Kata itu bersambung wajar dengan ayat 3 tentang penunjukan jalan dan pilihan bersyukur atau kufur. Kata yang jatuh satu ayat lebih awal seperti ini biasa jadi tanda penyalinan.
Sains
Ayat 2 menyebut nutfah amsyaj, setetes mani yang bercampur, dan sebagian penulis modern membacanya sebagai percampuran mani lelaki dengan sel telur perempuan. Tabari dan Ibnu Katsir mengartikan campuran itu sebagai mani lelaki dengan mani perempuan, mengikuti anggapan Galenos bahwa perempuan juga memancarkan mani. Sel telur baru dikenali Karl Ernst von Baer pada 1827.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

