An-Nisa' (Wanita) Ayat 59

Bacaan

TopikKetaatan Mutlak kepada Allah, Rasul, dan Ulil Amri

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

(4:59) Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan)203) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur`an) dan Rasul (sunahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu, lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Catatan Depag

203) Selama pemegang kekuasaan berpegang pada Kitab Allah dan Sunah Rasul.

Asbabun Nuzul

Ayat ini turun tentang perintah menaati pemimpin (ulil amri). Hal ini terjadi karena pertengkaran hebat antara Khalid bin Walid (komandan) dan 'Ammar bin Yasir dalam sebuah ekspedisi, di mana 'Ammar memberikan jaminan keamanan kepada seorang Muslim tanpa persetujuan Khalid. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Turunnya ayat ini dilatarbelakangi peristiwa yang terjadi di tengah pasukan mukmin ketika Rasulullah mengutus mereka ke suatu tempat dan menunjuk ‘Abdullàh bin Èužàfah sebagai komandan. Suatu waktu, dalamkondisi marah, ia memaksa pasukannya menceburkan diri ke dalam baraapi. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

Cacat Logika

Wewenang yang batasnya tidak disebutkan. Ketaatan diperintahkan kepada Allah, Rasul, dan pemegang kekuasaan di antara kalian. Syarat apa yang membuat seseorang termasuk pemegang kekuasaan tidak dirumuskan, sehingga cakupannya ditentukan oleh yang sedang berkuasa.

Moral

(4:59): 'Taatilah ulil amri' — perintah taat kepada pemimpin tanpa kriteria akuntabilitas atau mekanisme pembangkangan terhadap pemimpin zalim.

Kontradiksi

(4:59): 'Taatilah ulil amri' — bertentangan dengan hadis 'tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Khalik'; inkonsistensi tentang batasan ketaatan kepada pemimpin.