Al-Mujadalah (Gugatan) Ayat 22

Bacaan

TopikLoyalitas Orang Beriman (Ayat 22)

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ أُولَٰئِكَ حِزْبُ اللَّهِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

(58:22) Engkau (Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya. Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan, dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan834) yang datang dari Dia. Lalu Dia (Allah) memasukkan mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Merekalah golongan Allah. Ingatlah, sesungguhnya golongan Allah itulah yang beruntung.

Catatan Depag

*834) Kemauan dan kekuatan batin, kebersihan hati, kemenangan terhadap musuh dan lain-lain.

Asbabun Nuzul

Ayat ini turun terkait ujian kesetiaan beberapa sahabat terhadap keluarga kandung mereka yang musyrik. Ayat ini memuji Abu Bakar yang memukul ayahnya (Abu Quhafah) karena menghina Nabi, Abu Ubaidah yang membunuh ayahnya di Perang Uhud, Umar yang membunuh pamannya di Perang Badar, serta Ali, Hamzah, dan Ubaidah yang membunuh kerabat dekat mereka sendiri di Perang Badar.

Kritik

Orang beriman dilarang berkasih sayang dengan yang menentang Allah meski itu saudara atau anak (a.22): pemutusan ikatan keluarga atas dasar perbedaan agama — selaras dengan LF+MC+CT; mendorong perpecahan keluarga dan eksklusivisme komunal

Cacat Logika

(58:22): False Dilemma - Memaksa pemutusan total ikatan kemanusiaan dengan menyajikan dogma radikal: seseorang tidak diizinkan berkasih sayang dengan ayah, anak, atau saudaranya sendiri apabila mereka adalah kelompok oposisi teologis. Surat 59 (Al-Hasyr)

Moral

(58:22): Menginstruksikan pemutusan ikatan kasih sayang keluarga secara total, melarang umatnya mencintai bapak, anak, atau saudara kandung sendiri jika mereka berbeda keyakinan (menentang agama). Ikatan darah dan kemanusiaan dihancurkan murni demi loyalitas kultus.

Kontradiksi

Kontradiksi Perlakuan terhadap Keluarga Non-Muslim: Ayat ini menyatakan orang beriman tidak akan berkasih sayang dengan yang menentang Allah sekalipun bapaknya — bertentangan dengan 31:15 yang memerintahkan pergaulilah kedua orang tuamu di dunia dengan baik meski mereka memaksa syirik.