Bacaan
TopikRefleksi Uhud: Kepercayaan kepada Allah dan Pengampunan
وَلَئِنْ قُتِلْتُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ مُتُّمْ لَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَحْمَةٌ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ
(3:157) Dan sungguh, sekiranya kamu gugur di jalan Allah atau mati,159 sungguh, pastilah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) daripada apa (harta rampasan) yang mereka kumpulkan.
Catatan Depag
159) Meninggal di jalan Allah bukan karena peperangan.
Kritik
Arabnya memakai kata terbunuh atau dibunuh, sedangkan terjemahan Kemenag memilih "gugur". Kata itu membawa nada kepahlawanan yang tidak ada di kata aslinya, dan pilihan itu mengubah orang yang dibunuh dalam perang jadi orang yang mempersembahkan diri.
Moral
Ayat 157-158: Mati dalam perang dinyatakan lebih baik daripada apa pun yang bisa dikumpulkan di dunia, dan hasil akhirnya sama saja bagi yang mati maupun yang terbunuh. Susunan begitu menghilangkan alasan untuk menghindari kematian, dan itu yang dibutuhkan pasukan yang harus terus maju.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

