Bacaan
TopikTanggung Jawab Individu (Ayat 18-23)
وَمَا يَسْتَوِي الْأَحْيَاءُ وَلَا الْأَمْوَاتُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُسْمِعُ مَنْ يَشَاءُ ۖ وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ فِي الْقُبُورِ
(35:22) dan tidak (pula) sama orang yang hidup dengan orang yang mati. Sungguh, Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang Dia kehendaki dan engkau (Muhammad) tidak akan sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar.710
Catatan Depag
*710) Nabi Muhammad -'alaihiṣ ṣalātu was salām- tidak dapat memberi petunjuk kepada orang-orang musyrik yang telah mati hatinya.
Cacat Logika
Menutup keberatan sebelum diajukan. Ayat 19 sampai 22 menyamakan orang yang menolak dengan orang buta, dengan kegelapan, dan dengan orang mati di dalam kubur. Perbandingan itu menyatakan mereka memang tidak sanggup mendengar, sehingga keberatan dari pihak mereka sudah dikeluarkan dari hitungan sebelum sempat diucapkan.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

