Bacaan
TopikEtika Keluarga Nabi (Ayat 28-34)
يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ ۚ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَعْرُوفًا
Wahai istri-istri Nabi! Kamu tidak seperti perempuan-perempuan yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (melemah lembutkan suara)677) dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya,678) dan ucapkanlah perkataan yang baik,
Catatan Depag
*677) Berbicara dengan sikap yang menimbulkan orang bertindak yang tidak baik terhadap mereka. 678) Orang yang mempunyai niat berbuat serong dengan perempuan seperti melakukan zina.
Moral Concern
(33:32-33): Mengurung perempuan di dalam rumah dan melarang mereka melembutkan suara saat berbicara, sebuah bentuk kontrol patriarki yang membatasi ruang gerak dan ekspresi perempuan murni demi meredam nafsu laki-laki.

