Ali 'Imran (Keluarga Imran) Ayat 36

Bacaan

TopikKisah Keluarga Imran: Maryam, Zakaria, dan Yahya

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَىٰ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَىٰ ۖ وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

(3:36) Maka ketika melahirkannya, dia berkata, "Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan." Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. "Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk."

Kritik

(3:36) Kesalahan sejarah alkitabiah yang fatal; Maria (Maryam) ibu Yesus secara ceroboh disamakan dengan Miryam, saudari Harun dan Musa yang merupakan anak Amram (Imran), sebuah kekeliruan rentang waktu seribu tahun. (The Origins of the Koran,,)

Moral

(3:36): Ibu Maryam kecewa anaknya perempuan — 'laki-laki tidak sama dengan perempuan' mencerminkan bias gender yang diabadikan dalam teks suci.

Sains

Kerancuan Sejarah Maria-Miriam: Ibu Yesus ditempatkan dalam silsilah keluarga Imran (ayah Musa) — dua tokoh berbeda (Maryam dan Miriam) yang hidup 1.500 tahun berbeda dicampuradukkan, kemungkinan karena kesamaan nama dalam bahasa Arab.

Kontradiksi

(3:36): 'Laki-laki tidak sama dengan perempuan' — bertentangan dengan klaim Islam tentang kesetaraan di hadapan Allah (S49:13, S33:35).