Bacaan
TopikDebat Ibrahim, Kisah Uzair, dan Kebangkitan (258-260)
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِي حَاجَّ إِبْرَاهِيمَ فِي رَبِّهِ أَنْ آتَاهُ اللَّهُ الْمُلْكَ إِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّيَ الَّذِي يُحْيِي وَيُمِيتُ قَالَ أَنَا أُحْيِي وَأُمِيتُ ۖ قَالَ إِبْرَاهِيمُ فَإِنَّ اللَّهَ يَأْتِي بِالشَّمْسِ مِنَ الْمَشْرِقِ فَأْتِ بِهَا مِنَ الْمَغْرِبِ فَبُهِتَ الَّذِي كَفَرَ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
(2:258) Tidakkah kamu memperhatikan orang98 yang mendebat Ibrahim mengenai Tuhannya, karena Allah telah memberinya kerajaan (kekuasaan). Ketika Ibrahim berkata, "Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan," dia berkata, "Aku pun dapat menghidupkan dan mematikan."99 Ibrahim berkata, "Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah ia dari barat." Maka orang yang kafir itupun bingung. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
Catatan Depag
*98) Menurut sebagian riwayat adalah Namrud raja Babilonia. 99) Menghidupkan ialah membiarkan hidup, dan yang dimaksudkan dengan mematikan ialah membunuh. Perkataannya itu untuk mengejek Nabi Ibrahim -'alaihissalām-.
Kritik
Ayat ini tidak menyebut nama raja yang mendebat Ibrahim. Nama Namrud datang dari tafsir, yang mengambilnya dari cerita Yahudi seperti Bereshit Rabbah 38, tempat Ibrahim berhadapan dengan Namrud dan dibuang ke dalam api. Di Kitab Kejadian sendiri Namrud dan Ibrahim tidak pernah bertemu, dan zamannya terpisah jauh.
Cacat Logika
Menjawab keberatan dengan mengganti pokoknya (non sequitur). Klaim lawan Ibrahim bahwa ia pun bisa menghidupkan dan mematikan dijawab dengan tantangan menerbitkan matahari dari barat. Klaim tentang hidup dan mati tidak dibantah, hanya ditukar dengan tantangan yang memang mustahil bagi siapa pun.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

