Qurai

Ta Ha (Ta Ha) Ayat 96

Bacaan

TopikPenyelamatan Bani Israel dan Kisah Anak Lembu (Ayat 77-98)

قَالَ بَصُرْتُ بِمَا لَمْ يَبْصُرُوا بِهِ فَقَبَضْتُ قَبْضَةً مِنْ أَثَرِ الرَّسُولِ فَنَبَذْتُهَا وَكَذَٰلِكَ سَوَّلَتْ لِي نَفْسِي

(20:96) Dia (Samiri) menjawab, "Aku mengetahui sesuatu yang tidak mereka ketahui, jadi aku ambil segenggam (tanah dari) jejak rasul521 lalu aku melemparkannya (ke dalam api itu), demikianlah nafsuku membujukku."

Catatan Depag

*521) Yang dimaksud dengan “jejak rasul” di sini adalah ajaran-ajarannya. Menurut paham ini, Samiri mengambil sebagian ajaran Musa kemudian dilemparkannya ajaran-ajaran itu sehingga dia menjadi sesat. Menurut sebagian mufasir, yang dimaksud dengan “jejak rasul” ialah jejak telapak kuda Jibril -'alaihissalām- artinya Samiri mengambil segumpal tanah dari jejak telapak kuda itu lalu melemparkannya ke dalam logam yang sedang dihancurkan sehingga logam itu berbentuk anak sapi yang mengeluarkan suara.

Kritik

Segenggam jejak rasul yang dilempar Samiri ke dalam api tidak diterangkan ayatnya, dan tafsir mengisinya dengan tanah bekas kaki kuda Jibril yang membuat patung itu bersuara. Keluaran 32 tidak memuat Samiri maupun kejadian ajaib apa pun; anak sapi itu dibuat Harun dari emas tuangan. Tokoh, cara, dan lenguhannya semuanya datang dari luar Taurat.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria