Al-Kahf (Gua) Ayat 86

Bacaan

TopikKisah Dzulkarnain (Ayat 83-101)

حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ مَغْرِبَ الشَّمْسِ وَجَدَهَا تَغْرُبُ فِي عَيْنٍ حَمِئَةٍ وَوَجَدَ عِنْدَهَا قَوْمًا ۗ قُلْنَا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِمَّا أَنْ تُعَذِّبَ وَإِمَّا أَنْ تَتَّخِذَ فِيهِمْ حُسْنًا

(18:86) Hingga ketika dia telah sampai di tempat matahari terbenam,496) dia melihatnya (matahari) terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan di sana ditemukannya suatu kaum (tidak beragama). Kami berfirman, "Wahai Zulkarnain! Engkau boleh menghukum atau berbuat kebaikan (mengajak beriman) kepada mereka."

Catatan Depag

*496) Sampai di pantai sebelah barat, tempat Zulkarnain melihat matahari sedang terbenam.

Cacat Logika

Factual error - Ayat 86 dan 90 menggambarkan Zulkarnain mencapai tempat matahari terbenam dan terbit, menyiratkan bahwa matahari terbenam "di dalam laut yang berlumpur hitam" dan terbit di atas suatu kaum, yang bertentangan dengan fakta astronomi bahwa matahari tidak terbenam atau terbit di lokasi geografis tertentu.

Moral

(18:86-87): Zulkarnain diberikan keleluasaan oleh Tuhan untuk menghukum secara sewenang-wenang suatu kaum yang didapatinya tidak beragama. Memberikan otoritas absolut kepada penguasa untuk menyiksa dan mengazab kelompok manusia lain hanya karena ketiadaan iman mereka adalah bentuk pelanggaran mendasar terhadap kebebasan berkeyakinan.

Sains

QS 18:86 menyatakan Dzulkarnain 'mendapati matahari terbenam di dalam mata air yang berlumpur hitam (panas)' — 'wajadaha taghrubu fi 'aynin hami'ah'. Ini adalah deskripsi geosentris yang keliru: matahari tidak terbenam di dalam mata air manapun. Matahari adalah bintang berdiameter 1,4 juta km yang berjarak 150 juta km dari bumi.

Kontradiksi

QS 18:86 menyatakan Dzulkarnain melihat matahari terbenam di 'mata air berlumpur'. QS 18:90 menyatakan dia melihat matahari terbit di tempat tertentu. Penggambaran ini bertentangan dengan fakta astronomi: matahari tidak 'bergerak' ke tempat terbit/terbenam tertentu — bumi yang berotasi. Ini juga kontradiksi internal Al-Quran dengan QS 36:38 yang menyatakan matahari 'berjalan ke tempat peredarannya'.