Qurai

Al-Anfal (Rampasan Perang) Ayat 1

Bacaan

TopikPembukaan dan Harta Rampasan Perang (Ayat 1-4)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْأَنْفَالِ ۖ قُلِ الْأَنْفَالُ لِلَّهِ وَالرَّسُولِ ۖ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

(8:1) Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah, "Harta rampasan perang itu milik Allah dan Rasul (menurut ketentuan Allah dan Rasul-Nya), maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu orang-orang yang beriman."

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun untuk menengahi perselisihan di antara para pejuang Muslim seusai Perang Badar. Kelompok pemuda yang maju mengejar musuh merasa paling berhak atas harta rampasan perang, sementara kelompok tua yang bertugas menjaga Nabi dan panji-panji perang juga merasa berhak. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini berisi aturan tentang pembagian harta rampasan perang. Ia turun berkaitan dengan perselisihan di kalangan pasukan muslim ketika mendapat rampasan perang. Semua pihak merasa lebih berhak mendapatkan bagian daripada yang lain. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

Kritik

Richard Bell membaca surat ini sebagai kumpulan potongan, bukan satu wahyu utuh, dengan menunjuk rima akhir kalimat yang berubah-ubah, terutama di ayat 11 sampai 14, lalu di 25, 48, dan 54. Bacaan itu tetap dugaan, tapi dugaan itu menjelaskan kenapa isi surat berpindah-pindah antara pembagian rampasan, kisah Badar, dan aturan perjanjian.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria