Bacaan
TopikKisah Nabi Syu'aib dan Penduduk Madyan (Ayat 85-93)
وَإِنْ كَانَ طَائِفَةٌ مِنْكُمْ آمَنُوا بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ وَطَائِفَةٌ لَمْ يُؤْمِنُوا فَاصْبِرُوا حَتَّىٰ يَحْكُمَ اللَّهُ بَيْنَنَا ۚ وَهُوَ خَيْرُ الْحَاكِمِينَ
(7:87) Jika ada segolongan di antara kamu yang beriman kepada (ajaran) yang aku diutus menyampaikannya, dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah sampai Allah menetapkan keputusan di antara kita. Dialah hakim yang terbaik.
Cacat Logika
Menyerahkan perkara kepada pihak yang sedang berperkara. Perselisihan antara yang percaya dan yang menolak diserahkan kepada keputusan Allah, dan Dia disebut hakim terbaik. Yang dijadikan hakim justru pihak yang keberadaan dan pesannya sedang dipersoalkan, jadi menerima hakimnya sama dengan menerima kesimpulannya.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

