Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 90

Bacaan

TopikPerjanjian Bani Israel dan Pelanggarannya (83-93)

بِئْسَمَا اشْتَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ أَنْ يَكْفُرُوا بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ بَغْيًا أَنْ يُنَزِّلَ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۖ فَبَاءُوا بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٍ ۚ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ مُهِينٌ

(2:90) Sangatlah buruk (perbuatan) mereka menjual dirinya, dengan mengingkari apa yang diturunkan Allah karena dengki, bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.40) Karena itulah mereka menanggung kemurkaan demi kemurkaan.41) Dan kepada orang-orang kafir (ditimpakan) azab yang menghinakan.

Catatan Depag

*40) Wahyu (kenabian) kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. 41) Murka pertama karena membangkang kepada Nabi Musa -'alaihissalām- dan murka kedua karena mengingkari Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.

Kritik

(2:90) Kisah tentang patung anak lembu emas yang bisa melenguh diambil mentah-mentah dari cerita fiksi dongeng Yahudi, Pirke Rabbi Eleazer. (The Origins of the Koran)

Cacat Logika

Menyimpulkan isi hati (mind reading). Penolakan mereka dijelaskan sebagai dengki karena karunia turun kepada orang lain. Motif yang disebutkan tidak bisa diperiksa, dan sekaligus membuat isi penolakan itu tidak perlu ditanggapi.

Moral

Kriminalisasi Penolakan Intelektual: Menyamakan penolakan terhadap wahyu dengan 'penjualan diri' (degradasi diri) adalah framing yang mengintimidasi dan mendiskreditkan pemikiran kritis.