Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 89

Bacaan

TopikPerjanjian Bani Israel dan Pelanggarannya (83-93)

وَلَمَّا جَاءَهُمْ كِتَابٌ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ وَكَانُوا مِنْ قَبْلُ يَسْتَفْتِحُونَ عَلَى الَّذِينَ كَفَرُوا فَلَمَّا جَاءَهُمْ مَا عَرَفُوا كَفَرُوا بِهِ ۚ فَلَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الْكَافِرِينَ

(2:89) Dan setelah sampai kepada mereka Kitab (Al-Qur`an) dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka39) sedangkan sebelumnya mereka memohon kemenangan atas orang-orang kafir, ternyata setelah sampai kepada mereka apa yang telah mereka ketahui itu, mereka mengingkarinya. Maka laknat Allah bagi orang-orang yang ingkar.

Catatan Depag

*39) Al-Qur`an juga mengajarkan tauhid yang diajarkan Taurat.

Asbabun Nuzul

Ayat ini turun berkenaan dengan kaum Yahudi Khaibar. Sebelum Nabi Muhammad SAW diutus, mereka sering berdoa meminta kemenangan atas musuh mereka dengan menyebut nama nabi akhir zaman. Namun, ketika Nabi Muhammad SAW benar-benar diutus, mereka justru mengingkarinya karena dengki. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Kerasulan Muhammad adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh kaum Yahudi, namun ketika Nabi Muhammad diutus, mereka malah mengingkarinya karena Muhammad berasal dari bangsa Arab, bukan dari bangsa Yahudi. Itulah sebab nuzul ayat di atas. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

Cacat Logika

Kesimpulan yang sudah ditanam di premis (begging the question). Penolakan mereka disebut terjadi setelah mereka mengetahui kebenarannya. Bahwa mereka mengetahuinya justru bagian yang perlu dibuktikan, bukan yang boleh dipakai sebagai titik berangkat.

Moral

(Ayat 2:89-90): Tuhan melaknat dan menimpakan kemurkaan bertubi-tubi kepada sebuah kelompok semata-mata karena mereka mendustakan kitab yang baru turun. Menunjukkan intoleransi Tuhan terhadap kebebasan berpikir dan perbedaan keyakinan teologis.