Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun karena tindakan para pendeta Yahudi yang dengan sengaja mengubah ciri-ciri fisik Nabi Muhammad SAW di dalam kitab mereka (dari kulit cokelat dan tinggi sedang, diubah menjadi putih dan tinggi) demi mempertahankan keuntungan materi dari pengikut mereka.
TopikKritik terhadap Sikap Ahli Kitab (75-82)
فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ يَكْتُبُونَ الْكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَٰذَا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۖ فَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا يَكْسِبُونَ
Maka celakalah orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka (sendiri), kemudian berkata, "Ini dari Allah," (dengan maksud) untuk menjualnya dengan harga murah. Maka celakalah mereka, karena tulisan tangan mereka, dan celakalah mereka karena apa yang mereka perbuat.37)
Catatan Depag
*37) Memalsukan dan mengubah ayat untuk kepentingan dan keuntungan.
Kritik
Ayat 79 (Keterputusan Teks): Frasa tentang menebus tawanan (wa-'in ya'tukum 'usara tufdu-hum) secara tata bahasa memutus hubungan kalimat sebelumnya, yang membuktikan bahwa frasa tersebut ditambahkan belakangan ke dalam teks asli
Logical Fallacy
Ad Hominem + Hasty Generalization — Tuduhan bahwa ulama menulis kitab lalu mengklaimnya sebagai firman Allah adalah serangan kolektif terhadap seluruh kelompok tanpa bukti spesifik per individu.

