Bacaan
TopikTanda-tanda Allah dalam Penciptaan
وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّا أُمَمٌ أَمْثَالُكُمْ ۚ مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ
(6:38) Dan tidak ada seekor binatang pun yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat-umat (juga) seperti kamu. Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam Kitab,309) kemudian kepada Tuhan mereka dikumpulkan.
Catatan Depag
*309) Sebagian mufasir menafsirkan Kitab itu dengan Lauh Mahfuz yang berarti bahwa nasib semua mahluk itu sudah dituliskan (ditetapkan) dalam Lauh Mahfuz. Dan ada pula yang menafsirkannya dengan Al-Qur`an, dengan arti dalam Al-Qur`anitu telah ada pokok-pokok agama, norma-norma, hukum-hukum, hikmah-hikmah dan tuntunan untuk kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.
Cacat Logika
Perumpamaan yang tidak menopang kesimpulannya (false analogy). Binatang dan burung disebut umat seperti kalian, lalu disambung bahwa tidak ada yang luput dari Kitab. Kesamaan sebagai kelompok makhluk tidak menunjukkan keduanya menjalani perkara yang sama.
Sains
QS 6:38 menyatakan semua binatang di bumi dan burung membentuk 'umat' (komunitas) seperti manusia. Secara biologis keliru: hewan tidak memiliki komunitas moral atau sosial yang setara manusia; perbandingan ini kategori error.