Bacaan
TopikKritik terhadap Sikap Ahli Kitab (75-82)
أَفَتَطْمَعُونَ أَنْ يُؤْمِنُوا لَكُمْ وَقَدْ كَانَ فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَسْمَعُونَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ يُحَرِّفُونَهُ مِنْ بَعْدِ مَا عَقَلُوهُ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
(2:75) Maka apakah kamu (muslimin) sangat mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, sedangkan segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah memahaminya, padahal mereka mengetahuinya? 35)
Catatan Depag
*35) Yang dimaksud adalah orang-orang Yahudi di Madinah yang mengubah-ubah isi Taurat terutama mengenai Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- .
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun berkenaan dengan tujuh puluh orang utusan Nabi Musa yang berkhianat dengan mengubah-ubah firman yang mereka dengar. Pendapat lain menyebutkan ayat ini ditujukan bagi kaum Yahudi yang mengubah hukum rajam dan menyembunyikan ciri-ciri kenabian Muhammad SAW.
Cacat Logika
Menyimpulkan isi hati (mind reading). Sebagian mereka disebut mengubah firman setelah memahaminya, dan disebut pula bahwa mereka mengetahuinya. Yang dituduhkan bukan cuma perbuatan melainkan niat, dan niat tidak bisa diperiksa dari luar.