Al-Ma'idah (Hidangan) Ayat 109

Bacaan

TopikPengadilan Kiamat: Allah Bertanya kepada Para Rasul

يَوْمَ يَجْمَعُ اللَّهُ الرُّسُلَ فَيَقُولُ مَاذَا أُجِبْتُمْ ۖ قَالُوا لَا عِلْمَ لَنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ

(5:109) (Ingatlah), pada hari ketika Allah mengumpulkan para rasul, lalu Dia bertanya (kepada mereka), "Apa jawaban (kaummu) terhadap (seruan)mu?" Mereka (para rasul) menjawab, "Kami tidak tahu (tentang itu). Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib."

Kritik

(5:109-111): Teater eskatologis — Menggambarkan pengadilan kiamat di mana 'Allah bertanya kepada para rasul' (5:109) adalah teater eskatologis yang tidak dapat diverifikasi. Tidak ada bukti empiris untuk mendukung narasi ini.

Moral

(5:109-111): Terorisme eskatologis — Menggambarkan pengadilan ilahi dengan ancaman siksaan adalah terorisme eskatologis yang mengontrol perilaku melalui ketakutan.

Kontradiksi

QS 5:109 menggambarkan Allah bertanya kepada para rasul pada hari kiamat tentang respons umat mereka. Jika Allah Maha Mengetahui (omniscient), pertanyaan ini tidak perlu — Allah sudah tahu jawabannya. Pertanyaan retorikal Allah mengisyaratkan ketidaktahuan yang kontradiktif dengan sifat omniscience-Nya.