Qurai

Al-Ma'idah (Hidangan) Ayat 101

Bacaan

TopikLarangan Bertanya Kritis tentang Hukum Agama

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ وَإِنْ تَسْأَلُوا عَنْهَا حِينَ يُنَزَّلُ الْقُرْآنُ تُبْدَ لَكُمْ عَفَا اللَّهُ عَنْهَا ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ حَلِيمٌ

(5:101) Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu (justru) menyusahkan kamu. Jika kamu menanyakannya ketika Al-Qur`an sedang diturunkan, (niscaya) akan diterangkan kepadamu. Allah telah memaafkan (kamu) tentang hal itu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyantun.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun karena seringnya orang-orang menanyakan hal-hal yang tidak penting atau bernada mengejek kepada Nabi Muhammad SAW, seperti "Siapa ayahku sebenarnya?" atau "Di mana untaku yang hilang?". Ayat ini juga merespons pertanyaan sahabat yang memberatkan diri sendiri dengan bertanya apakah ibadah haji diwajibkan setiap tahun. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun untuk menegur sahabat yang menanyakan kepada Nabi hal yang tidak berguna atau hal-hal secara mendetail yang justru memberat-kan mereka sendiri. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

Cacat Logika

Alasan dipindahkan ke akibatnya (appeal to consequences). Bertanya dilarang karena jawabannya bisa menyusahkan yang bertanya. Yang dijadikan alasan bukan pertanyaannya keliru, melainkan akibat yang mungkin timbul kalau dijawab.

Moral

Bertanya dilarang kalau jawabannya bisa menyusahkan yang bertanya, dan ayat berikutnya menyebut umat sebelumnya jadi kafir karena banyak bertanya. Yang ditutup di situ pintu bertanya itu sendiri, dan sesudahnya rasa ingin tahu bisa dihitung sebagai tanda bahaya.

Kontradiksi

Kontra 3:7 dan 2:219. Ayat ini melarang menanyakan hal yang jawabannya menyusahkan, sedangkan 3:7 memuji orang yang ilmunya mendalam dan 2:219 justru menutup keterangan dengan ajakan berpikir. Pertanyaan yang di satu tempat dianjurkan di sini jadi sebab kekafiran.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria