Bacaan
TopikKafarat Berburu saat Ihram
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَيَبْلُوَنَّكُمُ اللَّهُ بِشَيْءٍ مِنَ الصَّيْدِ تَنَالُهُ أَيْدِيكُمْ وَرِمَاحُكُمْ لِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَخَافُهُ بِالْغَيْبِ ۚ فَمَنِ اعْتَدَىٰ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَلَهُ عَذَابٌ أَلِيمٌ
(5:94) Wahai orang-orang yang beriman! Allah pasti akan menguji kamu dengan hewan buruan yang dengan mudah kamu peroleh dengan tangan dan tombakmu agar Allah mengetahui siapa yang takut kepada-Nya, meskipun dia tidak melihat-Nya. Barang siapa melampaui batas setelah itu, maka dia akan mendapat azab yang pedih.
Cacat Logika
Ujian yang hasilnya sudah punya penjelasan. Hewan buruan yang mudah dijangkau disebut sebagai ujian untuk mengetahui siapa yang takut kepada-Nya. Karena hasil apa pun dibaca sebagai tanda takut atau tidak takut, tidak ada hasil yang bisa dibaca dengan cara lain.
Moral
Ujian Keimanan melalui Larangan Berburu: Menggunakan larangan memburu binatang saat ihram sebagai "ujian Allah" menempatkan kepatuhan ritual di atas pertimbangan kebutuhan praktis manusia.