Al-Ma'idah (Hidangan) Ayat 85

Bacaan

TopikSikap Nasrani terhadap Al-Qur'an

فَأَثَابَهُمُ اللَّهُ بِمَا قَالُوا جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ جَزَاءُ الْمُحْسِنِينَ

(5:85) Maka Allah memberi pahala kepada mereka atas perkataan yang telah mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah balasan (bagi) orang-orang yang berbuat kebaikan.

Asbabun Nuzul

Ayat-ayat ini turun memuji Raja Najasyi (Negus) dari Habasyah (Ethiopia) beserta para pengikutnya (pendeta dan biarawan). Ketika mereka mendengar bacaan Al-Qur'an (Surah Maryam dan Ya-Sin) dari perwakilan umat Islam (Ja'far bin Abi Thalib), air mata mereka berlinang dan mereka langsung beriman membenarkan kebenarannya.

Cacat Logika

Alasan dipindahkan ke akibatnya (appeal to consequences). Ucapan menerima itu langsung dibalas surga yang kekal. Yang ditawarkan sebagai alasan mengikuti adalah imbalannya, bukan alasan bahwa yang diterima itu benar.

Moral

Reward Supernatural sebagai Satu-satunya Motivasi Berbuat Baik: Menyatakan Allah membalas dengan surga menggantikan motivasi moral intrinsik dengan kalkulasi reward ekstrinsik supernatural.