Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 67

Bacaan

TopikPengingat Perjanjian dan Kisah Bani Israel (63-74)

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تَذْبَحُوا بَقَرَةً ۖ قَالُوا أَتَتَّخِذُنَا هُزُوًا ۖ قَالَ أَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْجَاهِلِينَ

(2:67) Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Allah memerintahkan kamu agar menyembelih seekor sapi betina." Mereka bertanya, "Apakah engkau akan menjadikan kami sebagai ejekan?" 34) Dia (Musa) menjawab, "Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi orang-orang yang bodoh."

Catatan Depag

*34) Hikmah Allah menyuruh menyembelih sapi ialah agar hilang rasa pengagungan mereka kepada patung anak sapi yang pernah mereka sembah.

Kritik

(2:47-93): Polemik teologis — Menggunakan narasi historis Bani Israel untuk memvalidasi klaim kenabian Muhammad. Kisah lembu emas, pelanggaran Sabat, dan permintaan melihat Allah secara langsung adalah narasi yang diambil dari Talmud dan Midrash untuk memposisikan Yahudi sebagai "umat yang tidak bersyukur."

Cacat Logika

Menjawab pertanyaan dengan menilai penanyanya. Ketika perintah menyembelih sapi dipertanyakan, yang keluar bukan alasan di balik perintah itu, melainkan pernyataan berlindung dari menjadi orang bodoh. Keberatannya bergeser jadi soal watak yang bertanya.