Bacaan
TopikKewajiban Rasul Menyampaikan Risalah
يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ ۖ وَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسَالَتَهُ ۚ وَاللَّهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ
(5:67) Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan risalah-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia.287 Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.
Catatan Depag
*287) Tidak seorang pun yang dapat membunuh Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun saat Nabi merasa khawatir bahwa orang-orang akan mendustakan pesannya, lalu turunlah perintah untuk menyampaikan wahyu tanpa rasa takut. Riwayat lain menyebut ini terkait peristiwa di Ghadir Khumm mengenai Ali bin Abi Thalib. Ayat ini juga menjamin perlindungan Allah kepada Nabi sehingga para sahabat tidak perlu lagi berjaga-jaga melindungi beliau di malam hari.
Kritik
Ayat ini memerintahkan menyampaikan sesuatu yang kalau tidak disampaikan berarti risalahnya tidak tersampaikan, tanpa menyebut apa isinya. Syiah membacanya sebagai perintah mengumumkan Ali di Ghadir Khum, dan Sunni membacanya sebagai perintah umum menyampaikan wahyu. Perpecahan terbesar dalam Islam berdiri sebagian di atas satu ayat yang isinya tidak disebutkan.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

