Al-Ma'idah (Hidangan) Ayat 40

Bacaan

TopikKekuasaan Allah Menyiksa dan Mengampuni

أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ وَيَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

(5:40) Tidakkah kamu tahu, bahwa Allah memiliki seluruh kerajaan langit dan bumi, Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki dan mengampuni siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Kritik

(5:40): Takdir yang absur — 'Allah berkuasa menyiksa mereka dan Allah Maha Pengampun' (5:40) menciptakan konsep ilahi yang inkonsisten — entitas yang sama memiliki kekuasaan untuk menyiksa dan mengampuni tanpa kriteria yang jelas. Ini membuat konsep 'keadilan ilahi' menjadi tidak berarti.

Cacat Logika

Pembagian yang tidak punya ukuran. Disebutkan Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki dan mengampuni siapa yang Dia kehendaki. Karena tidak ada syarat yang disebutkan, hasil apa pun tetap cocok dengan pernyataan ini.

Moral

(5:40): Moralitas arbitrer — Jika Allah dapat memilih antara menyiksa dan mengampuni tanpa kriteria yang transparan, maka moralitas menjadi arbitrer. Dalam etika modern, keadilan memerlukan kriteria yang konsisten dan transparan.

Kontradiksi

Kontradiksi dengan 3:128 yang menyatakan Allah 'maha pengampun' — jika pengampunan adalah default, mengapa ada opsi menyiksa? Kontradiksi dengan 4:56 yang menggambarkan Allah secara sadis menyiksa korban neraka.