Bacaan
TopikKisah Habil dan Qabil — Pembunuhan Pertama
لَئِنْ بَسَطْتَ إِلَيَّ يَدَكَ لِتَقْتُلَنِي مَا أَنَا بِبَاسِطٍ يَدِيَ إِلَيْكَ لِأَقْتُلَكَ ۖ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ رَبَّ الْعَالَمِينَ
"Sungguh, jika engkau (Qabil) menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Aku takut kepada Allah, Tuhan seluruh alam."
Logical Fallacy
False moral equivalence — 'aku tidak akan mengulurkan tangan untuk membunuhmu walaupun kamu mengulurkan tangan untuk membunuhku' diglorifikasikan tanpa membahas self-defense yang proporsional.
Moral Concern
(5:28): 'Aku tidak akan mengulurkan tangan untuk membunuhmu' — di satu sisi terpuji, tapi konteksnya memberi legitimasi pada gagasan bahwa musuh religius boleh ingin membunuhmu.

