Al-Ma'idah (Hidangan) Ayat 27

Bacaan

TopikKisah Habil dan Qabil — Pembunuhan Pertama

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ ۖ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

(5:27) Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam,272) ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dan dari yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia (Qabil) berkata, "Sungguh, aku pasti membunuhmu!" Dia (Habil) berkata, "Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa."

Catatan Depag

*272) Para mufasir mengatakan, namanya Qabil dan Habil.

Kritik

(5:27-32): Plagiarisme naratif — Kisah Habil dan Qabil adalah adaptasi langsung dari Kitab Kejadian (Genesis 4) dengan sedikit variasi. Klaim 'wahyu unik' tidak valid untuk narasi yang jelas-jelas bersumber dari tradisi yang lebih tua.

Moral

(5:27-32): Moralitas yang tidak revolusioner — 'Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seolah-olah dia telah membunuh manusia seluruhnya' (5:32) tampak progresif, namun dibatasi oleh pengecualian 'kerusakan di muka bumi' yang dapat diinterpretasikan secara luas.

Sains

QS 5:27-31 menceritakan kisah Habil dan Qabil (Kain dan Habel) di mana seekor burung gagak mengajarkan Qabil cara menguburkan. Kisah ini tidak tercatat dalam sumber historis manapun; burung gagak tidak memiliki perilaku mengubur (burial behavior) — gagak adalah omnivora oportunistik, bukan penggali kuburan.

Kontradiksi

Kontradiksi dengan 2:178 yang memperbolehkan qishas (pembalasan setara) — jika membunuh satu orang sama dengan membunuh semua orang, mengapa qishas diperbolehkan? Kontradiksi dengan 9:5 yang memerintahkan membunuh orang kafir — bagaimana ini sesuai dengan 5:32?