Al-Ma'idah (Hidangan) Ayat 19

Bacaan

TopikSeruan kepada Ahli Kitab — Masa Kosong Tanpa Rasul

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ عَلَىٰ فَتْرَةٍ مِنَ الرُّسُلِ أَنْ تَقُولُوا مَا جَاءَنَا مِنْ بَشِيرٍ وَلَا نَذِيرٍ ۖ فَقَدْ جَاءَكُمْ بَشِيرٌ وَنَذِيرٌ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

(5:19) Wahai Ahli Kitab! Sungguh, Rasul Kami telah datang kepadamu, menjelaskan (syariat Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) Rasul-rasul, agar kamu tidak mengatakan, "Tidak ada yang datang kepada kami, baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan." Sungguh, telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Kritik

(5:19): Klaim sejarah yang tidak akurat — Mengklaim bahwa 'sesungguhnya telah datang kepadamu rasul' (5:19) setelah masa 'kosong' adalah tidak akurat secara historis. Masa antara Yesus dan Muhammad (sekitar 600 tahun) tidak 'kosong' — banyak tokoh spiritual dan filsuf muncul pada periode ini.

Moral

(5:19): Penyangkalan pluralisme spiritual — Mengklaim bahwa hanya rasul-rasul tertentu yang valid menutup kemungkinan bahwa banyak tradisi spiritual lainnya memiliki kebenaran dan nilai.

Kontradiksi

QS 5:19 menyatakan Rasul datang 'setelah masa kosong para rasul' agar tidak ada alasan. Namun menurut kronologi Al-Quran sendiri, Isa (Yesus) adalah rasul terakhir sebelum Muhammad — jarak hanya ~600 tahun. Apakah 600 tahun cukup untuk disebut 'fatrah' (masa kosong)?