Al-Ma'idah (Hidangan) Ayat 15

Bacaan

TopikSeruan kepada Ahli Kitab: Cahaya dan Petunjuk

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ ۚ قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ

(5:15) Wahai Ahli Kitab! Sungguh, Rasul Kami telah datang kepadamu, menjelaskan kepadamu banyak hal dari (isi) kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula) yang dibiarkannya. Sungguh, telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab270) yang menjelaskan,

Catatan Depag

*270) Cahaya maksudnya Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan Kitab maksudnya Al-Qur`an.

Kritik

(5:15-16): Supremasisme teologis — Mengklaim bahwa 'sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya yang terang dan kitab yang menjelaskan' (5:15) adalah klaim supremasi yang tidak dapat diverifikasi. Semua agama mengklaim memiliki 'cahaya' dan 'petunjuk'.

Moral

(5:15-16): Intoleransi yang dibungkus retorika positif — Menggunakan bahasa 'cahaya' dan 'petunjuk' untuk menutupi intoleransi terhadap komunitas lain. Klaim superioritas agama sendiri sementara menolak klaim komunitas lain adalah sikap yang tidak menghormati keragaman.

Kontradiksi

QS 5:15 menyatakan Rasul 'menjelaskan banyak hal dari Kitab yang kamu sembunyikan'. Ini mengklaim Taurat dan Injil asli telah dimanipulasi. Namun QS 5:43-47 memerintahkan Ahli Kitab untuk memutuskan perkara berdasarkan Taurat dan Injil mereka — jika sudah dipalsukan, bagaimana bisa dijadikan acuan?