Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun menanggapi delegasi Kristen Najran yang merasa sangat tersinggung dan menganggapnya sebagai penghinaan saat Nabi Muhammad SAW menyebut Isa AS hanyalah seorang "hamba Allah".
TopikAncaman Kekal bagi Kafir dan Penyangkalan Keilahian Yesus
لَنْ يَسْتَنْكِفَ الْمَسِيحُ أَنْ يَكُونَ عَبْدًا لِلَّهِ وَلَا الْمَلَائِكَةُ الْمُقَرَّبُونَ ۚ وَمَنْ يَسْتَنْكِفْ عَنْ عِبَادَتِهِ وَيَسْتَكْبِرْ فَسَيَحْشُرُهُمْ إِلَيْهِ جَمِيعًا
Al-Masīh sama sekali tidak enggan menjadi hamba Allah, dan begitu pula para malaikat yang terdekat (kepada Allah).250) Dan barang siapa enggan menyembah-Nya dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.
Catatan Depag
250) Malaikat yang berada di sekitar Arasy seperti Jibril, Mikail dan Israfil.
Kritik
(4:163-175): Klaim wahyu yang tidak terverifikasi - Menyatakan bahwa Allah telah "wahyukan" kepada Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad (4:163) adalah klaim yang tidak dapat diverifikasi secara independen. Tidak ada bukti eksternal yang membuktikan bahwa pesan-pesan ini berasal dari sumber ilahi.
Logical Fallacy
Appeal to humility — 'Al-Masih tidak akan pernah enggan menjadi hamba kepada Allah' sebagai argumen tentang ontologi Isa tanpa substansi filosofis.

