Bacaan
TopikKeimanan kepada Semua Rasul dan Stereotip Kolektif terhadap Yahudi
لَٰكِنِ الرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ مِنْهُمْ وَالْمُؤْمِنُونَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَالْمُقِيمِينَ الصَّلَاةَ ۚ وَالْمُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَالْمُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أُولَٰئِكَ سَنُؤْتِيهِمْ أَجْرًا عَظِيمًا
(4:162) Tetapi orang-orang yang ilmunya mendalam di antara mereka, dan orang-orang yang beriman, mereka beriman kepada (Al-Qur`an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad), dan kepada (kitab-kitab) yang diturunkan sebelummu, begitu pula mereka yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat dan beriman kepada Allah dan hari kemudian. Kepada mereka akan Kami berikan pahala yang besar.
Kritik
Kata al-muqimin di ayat ini ditulis dalam bentuk objek, padahal kata itu berderet dengan ar-rasikhun dan al-mu'minun yang berbentuk subjek. Ahli tata bahasa Arab klasik sendiri mencatatnya sebagai kejanggalan dan menyusun berbagai jalan keluar untuk menerangkannya, dan ini salah satu tempat yang paling sering dibahas dalam kitab nahwu.
Cacat Logika
Ukuran yang dipakai hanya untuk satu arah (special pleading). Yang ilmunya mendalam di antara mereka dikecualikan karena beriman kepada yang diturunkan kepadamu. Ukuran kedalaman ilmunya adalah kesediaan menerima pihak penilai.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

