Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun karena permintaan keras kepala orang-orang Yahudi yang menantang Nabi Muhammad SAW agar benar-benar menurunkan sebuah wujud kitab fisik langsung dari langit seperti yang dilakukan Nabi Musa AS.
TopikKeimanan kepada Semua Rasul dan Stereotip Kolektif terhadap Yahudi
يَسْأَلُكَ أَهْلُ الْكِتَابِ أَنْ تُنَزِّلَ عَلَيْهِمْ كِتَابًا مِنَ السَّمَاءِ ۚ فَقَدْ سَأَلُوا مُوسَىٰ أَكْبَرَ مِنْ ذَٰلِكَ فَقَالُوا أَرِنَا اللَّهَ جَهْرَةً فَأَخَذَتْهُمُ الصَّاعِقَةُ بِظُلْمِهِمْ ۚ ثُمَّ اتَّخَذُوا الْعِجْلَ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْهُمُ الْبَيِّنَاتُ فَعَفَوْنَا عَنْ ذَٰلِكَ ۚ وَآتَيْنَا مُوسَىٰ سُلْطَانًا مُبِينًا
(Orang-orang) Ahli Kitab meminta kepadamu (Muhammad) agar engkau menurunkan suatu Kitab dari langit kepada mereka. Sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata, "Perlihatkanlah Allah kepada kami secara nyata." Maka mereka disambar petir karena kezalimannya. Kemudian mereka menyembah anak sapi,240) setelah mereka melihat bukti-bukti yang nyata, namun demikian Kami maafkan mereka, dan telah Kami berikan kepada Musa kekuasaan yang nyata.
Catatan Depag
240) Patung anak sapi itu mereka buat dari emas untuk disembah.
Moral Concern
(4:153): 'Ahli Kitab memintamu menurunkan kitab dari langit' dikritik — menolak permintaan bukti empiris sebagai kesombongan.
Contradiction
QS 4:153 menyebut Bani Israil meminta agar Allah diturunkan secara langsung kepada mereka. Namun QS 4:164 menyatakan Allah berbicara langsung kepada Musa — standar yang berbeda antara Musa (langsung) dan umat lain (dianggap kelewatan).

