Bacaan
TopikSifat Munafik, Neraka Terdalam, dan Kecaman atas Pemisahan Iman
إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيُرِيدُونَ أَنْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ اللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيَقُولُونَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيدُونَ أَنْ يَتَّخِذُوا بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا
Sesungguhnya orang-orang yang ingkar kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya, dan bermaksud membeda-bedakan239) antara (keimanan kepada) Allah dan Rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan, "Kami beriman kepada sebagian dan kami mengingkari sebagian (yang lain)," serta bermaksud mengambil jalan tengah (iman atau kafir),
Catatan Depag
239) Beriman kepada Allah, tidak beriman kepada Rasul-rasul-Nya.
Moral Concern
(4:150-151): Mengutuk kebebasan berpikir dengan melabeli siapa pun yang mengambil "jalan tengah" atau bersikap kritis dalam memilih iman sebagai "kafir yang sebenarnya", lalu menjanjikan azab yang menghinakan bagi mereka.

