Bacaan
TopikSifat Munafik, Neraka Terdalam, dan Kecaman atas Pemisahan Iman
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا
(4:142) Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allahlah yang menipu mereka. 234) Apabila mereka berdiri untuk salat mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud riya` (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.235
Catatan Depag
234) Allah membiarkan mereka dalam pengakuan beriman, sebab itu mereka dilayani seperti melayani para mukmin. Dalam pada itu Allah telah menyediakan neraka buat mereka sebagai balasan atas tipuan mereka itu. 235) Mereka salat hanya sekali-kali saja, yaitu apabila mereka berada di hadapan orang.
Moral
Tipu daya orang munafik dijawab dengan pernyataan bahwa Allah yang menipu mereka. Kata yang dipakai sama dengan yang di ayat lain dipakai untuk perbuatan tercela manusia, dan di sini kata itu jadi cara membalas.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

