Bacaan
TopikKetakwaan, Keadilan Bersaksi, dan Larangan Berteman dengan Kafir
الَّذِينَ يَتَرَبَّصُونَ بِكُمْ فَإِنْ كَانَ لَكُمْ فَتْحٌ مِنَ اللَّهِ قَالُوا أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ وَإِنْ كَانَ لِلْكَافِرِينَ نَصِيبٌ قَالُوا أَلَمْ نَسْتَحْوِذْ عَلَيْكُمْ وَنَمْنَعْكُمْ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ۚ فَاللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا
(4:141) (yaitu) orang yang menunggu-nunggu (peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu. Apabila kamu mendapat kemenangan dari Allah mereka berkata, "Bukankah kami (turut berperang) bersama kamu?" Dan jika orang kafir mendapat bagian mereka berkata, "Bukankah kami turut memenangkanmu,233) dan membela kamu dari orang mukmin?" Maka Allah akan memberi keputusan di antara kamu pada hari Kiamat. Allah tidak akan memberi jalan kepada orang kafir untuk mengalahkan orang-orang beriman.
Catatan Depag
233) Dengan jalan membuka rahasia-rahasia orang mukmin dan menyampaikan hal ihwal mereka kepada orang kafir atau kalau mereka berperang di pihak orang mukmin mereka berperang tidak sepenuh hati.
Cacat Logika
Bantahan yang dibuat kebal (unfalsifiability). Digambarkan mereka mengaku ikut berjuang bila menang, dan mengaku melindungi bila pihak lawan yang menang. Kedua kemungkinan sudah punya penjelasan, jadi tidak ada sikap yang bisa membantahnya.
Moral
(4:141): Penggambaran orang munafik yang oportunis — stereotip yang mendorong ketidakpercayaan dan paranoia dalam komunitas.