Bacaan
Asbabun Nuzul
Surat ini turun untuk membalas ejekan Al-Ash bin Wa'il (dan tokoh musyrik lainnya) yang menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai "pria yang terputus" (abtar) setelah putra beliau yang bernama Abdullah meninggal dunia pada saat masih bayi. Allah membalas ejekan itu dengan menegaskan bahwa sang pengejeklah yang sebenarnya terputus dari semua kebaikan. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) 1-3 Ayat ini turun berkaitan dengan pernyataan Ka‘ab bin al-Asyraf, salah seorang pemuka di Madinah, yang mengatakan kepada penduduk Mekah bahwa mereka lebih baik daripada Nabi Muhammad. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikAyat 1: Anugerah Ilahi
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.

