Qurai

Al-Ma'un (Barang Yang Berguna) Ayat 1

Bacaan

TopikAyat 1-3: Kritik terhadap Penolakan Agama dan Konsekuensi Moral

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ

(107:1) Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun berkenaan dengan Al-Ash bin Wa'il. Riwayat lain menyebutkan ini tentang Abu Sufyan yang punya kebiasaan menyembelih dua ekor unta setiap minggunya, namun saat suatu ketika ada seorang anak yatim datang meminta sedikit dagingnya, ia malah menghardik dan memukul anak yatim tersebut dengan tongkat.

Kritik

Kata ma'un di ayat terakhir tidak muncul di tempat lain mana pun, dan mufasir menawarkan arti yang saling berbeda: barang pinjaman, zakat, air, atau pertolongan kecil. Kata yang cuma sekali muncul dan tidak punya kerabat dalam Arab biasa jadi tempat tafsir paling leluasa.

Cacat Logika

Dua hal berbeda disamakan (false equivalence). Ayat 1 sampai 3 menempatkan orang yang mendustakan agama dan orang yang menghardik anak yatim sebagai satu golongan. Persamaan itu ditetapkan, bukan ditunjukkan, dan menutup kemungkinan orang menolak ajarannya sambil tetap menyantuni yang miskin.

Kontradiksi

Kontra 98:6, yang menetapkan sejahat-jahat makhluk lewat keyakinan orang, yaitu kafir dari Ahli Kitab dan orang musyrik. Ayat 1 sampai 3 menetapkan siapa yang mendustakan agama lewat perbuatannya: menghardik anak yatim dan tidak mengajak memberi makan orang miskin. Dua ukuran berbeda dipakai untuk menilai orang yang sama.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria