Bacaan
TopikLarangan Membela Pengkhianat dan Ancaman bagi Pembangkang Rasul
لَا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِنْ نَجْوَاهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلَاحٍ بَيْنَ النَّاسِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا
(4:114) Tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Barang siapa berbuat demikian karena mencari keridaan Allah, maka kelak Kami akan memberinya pahala yang besar.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat-ayat ini turun sekaligus untuk membela seorang Yahudi yang difitnah. Seorang muslim bernama Tu'mah bin Ubayriq mencuri baju besi, menyembunyikannya di rumah seorang Yahudi, dan saat ketahuan, ia dan sukunya berbohong menuduh si Yahudi. Nabi hampir saja membela Tu'mah karena argumen sukunya, namun wahyu turun menyingkap kebenarannya.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

