Bacaan
TopikAyat 1-3: Sumpah dengan Fenomena Alam dan Penciptaan
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰ
Demi malam apabila menutupi (cahaya siang).
Kritik
Sumpah demi malam, siang, dan 'penciptaan laki-laki dan perempuan' (a.1-3): laki-laki dan perempuan dipakai sebagai bukti keagungan ilahi dalam konteks dualitas — selaras dengan SE; implisit binary gender yang tidak mengakui spektrum
Logical Fallacy
(92:1-4): Non sequitur - Mengikat keabsahan teks dengan sumpah-sumpah alamiah (malam, siang, gender) yang putus hubungan total dari argumen yang ingin dibangun.

