Qurai

An-Nisa' (Wanita) Ayat 110

Bacaan

TopikLarangan Membela Pengkhianat dan Ancaman bagi Pembangkang Rasul

وَمَنْ يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفُورًا رَحِيمًا

(4:110) Dan barang siapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat-ayat ini turun sekaligus untuk membela seorang Yahudi yang difitnah. Seorang muslim bernama Tu'mah bin Ubayriq mencuri baju besi, menyembunyikannya di rumah seorang Yahudi, dan saat ketahuan, ia dan sukunya berbohong menuduh si Yahudi. Nabi hampir saja membela Tu'mah karena argumen sukunya, namun wahyu turun menyingkap kebenarannya.

Cacat Logika

Aturan yang menutup semua hasil. Siapa pun yang berbuat kejahatan lalu memohon ampun dinyatakan akan mendapati Allah Maha Pengampun. Berbuat salah maupun tidak sama-sama berujung ke tempat yang sama, asal langkah terakhirnya dipenuhi.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria