Bacaan
TopikShalat Qashar dalam Pertempuran dan Klaim Wahyu Kebenaran
وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَقْصُرُوا مِنَ الصَّلَاةِ إِنْ خِفْتُمْ أَنْ يَفْتِنَكُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ إِنَّ الْكَافِرِينَ كَانُوا لَكُمْ عَدُوًّا مُبِينًا
(4:101) Dan apabila kamu bepergian di bumi, maka tidaklah berdosa kamu meng-qasar218 salat, jika kamu takut diserang orang kafir. Sesungguhnya orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Catatan Depag
218) Menurut pendapat jumhur (umum) arti qasar di sini ialah salat yang empat rakaat dijadikan dua rakaat.
Moral
Orang kafir disebut musuh yang nyata, sebagai keterangan umum, bukan penilaian atas pihak tertentu yang sedang berperang. Sekali kalimat itu berdiri, tetangga yang berbeda keyakinan masuk ke dalamnya tanpa perlu melakukan apa pun.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

