Bacaan
TopikSumpah Allah dengan Semesta (1-4)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْبُرُوجِ
Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,
Logical Fallacy
(85:1-3): Non sequitur - Menggunakan keberadaan tatanan astronomi nyata (langit bergugusan bintang) dan frasa ambigu sebagai alasan untuk melegitimasi hari kiamat dan pembalasan.
Scientific Error
Sumpah demi 'langit yang mempunyai gugusan bintang' (a.1): buruj (rasi bintang) dipakai sebagai bukti keagungan ilahi — namun rasi bintang adalah konstruksi manusia, bukan struktur fisik di langit

