Ayat 7 dan 18 (Lahirnya Kata Misterius Karena Salah Baca): Ini adalah penemuan yang sangat krusial. Ayat 18 menyebut "Kitab orang benar ada di 'Illiyyin" (kumpulan di atas), yang secara natural menuntut lawan katanya di ayat 7 sebagai "Kitab orang durhaka ada di yang di bawah" Namun teks Utsmani saat ini secara mengejutkan menulis kata Sijjin Pakar filologi menyimpulkan bahwa secara gramatikal teks asli ayat 7 dulunya adalah Tahtiyyina (kumpulan di bawah) Karena rasm (kerangka huruf Arab kuno) ditulis tanpa titik, bentuk lengkungan ta-ha-ta-ya-nun sangat mudah salah dibaca oleh penyalin era Utsman menjadi sin-jim-ya-nun (sijjin), yang melahirkan sebuah kata misterius yang membingungkan para ahli tafsir Arab hingga hari ini