At-Takwir (Menggulung) Ayat 28

Bacaan

TopikPetunjuk Bagi Seluruh Manusia (26-29)

لِمَنْ شَاءَ مِنْكُمْ أَنْ يَسْتَقِيمَ

(81:28) (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang menghendaki menempuh jalan yang lurus.

Cacat Logika

(81:28-29): Circular reasoning / Thought-terminating cliché - Memberikan ilusi kehendak bebas bagi yang "menghendaki menempuh jalan lurus", tetapi seketika membatalkan agensi manusia tersebut dengan mengunci argumen bahwa mereka tidak akan bisa berkehendak kecuali Tuhan yang menghendaki. * (Surat 82: Al-Infitar)**

Moral

(81:28-29): Mempromosikan gagasan determinisme fatalistik, mengklaim manusia tidak bisa menempuh jalan yang lurus kecuali jika tuhan menghendakinya. Menghukum manusia ke neraka atas ketetapan yang dikendalikan oleh tuhan sendiri adalah sebuah ketidakadilan logis.

Kontradiksi

Al-Qur'an sebagai peringatan 'bagi siapa yang menghendaki' (a.28) vs a.29 kehendak tergantung Allah — tegangan antara kehendak bebas manusia dan determinisme ilahi