Bacaan
TopikKebenaran Al-Qur'an Sebagai Wahyu (15-21)
فَلَا أُقْسِمُ بِالْخُنَّسِ
Aku bersumpah demi bintang-bintang,
Logical Fallacy
(81:15-19): Non sequitur / Ipse dixit - Menggunakan sumpah yang tidak relevan atas nama fenomena alam (bintang beredar, malam larut, subuh menyingsing) untuk memvalidasi secara logis bahwa teks yang dibawa utusan tersebut adalah benar firman Tuhan.
Scientific Error
Sumpah demi bintang-bintang yang 'beredar dan terbenam' (a.15-16): bintang tidak 'terbenam' — fenomena terbenam adalah ilusi optik akibat rotasi bumi, bukan gerakan bintang

