An-Nisa' (Wanita) Ayat 82

Bacaan

TopikKecaman atas Penolak Perang dan Perintah Mengkobarkan Semangat Jihad

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا

(4:82) Maka tidakkah mereka menghayati (mendalami) Al-Qur`an? Sekiranya (Al-Qur`an) itu bukan dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya.

Kritik

(4:71-91): Glorifikasi kekerasan dan dehumanisasi - "Berperanglah di jalan Allah" (4:74) dan "bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai" (4:89, 4:91) adalah perintah genosida yang tidak mengenal batas geografis atau temporal. Klaim "di jalan Allah" adalah justifikasi teologis untuk agresi militer.

Cacat Logika

Ujian yang penilainya pihak yang diuji (circular reasoning). Ketiadaan pertentangan di dalamnya dipakai sebagai bukti bahwa ia berasal dari Allah. Yang menilai ada tidaknya pertentangan adalah kitab yang sama, dan bagian yang tampak berselisih dijelaskan dari dalam kerangkanya sendiri.

Moral

(4:82): 'Kalau bukan dari Allah tentu mereka mendapati banyak pertentangan di dalamnya' — klaim konsistensi Al-Quran sebagai bukti asal-usul ilahinya; tidak falsifiable.

Sains

(4:82): 'Kalau bukan dari Allah tentu banyak pertentangan di dalamnya' — klaim konsistensi Al-Quran tidak didukung oleh kajian naskah; terdapat variasi qira'at dan beberapa kontradiksi internal yang diakui ulama sendiri.