Bacaan
TopikKecaman atas Penolak Perang dan Perintah Mengkobarkan Semangat Jihad
وَيَقُولُونَ طَاعَةٌ فَإِذَا بَرَزُوا مِنْ عِنْدِكَ بَيَّتَ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ غَيْرَ الَّذِي تَقُولُ ۖ وَاللَّهُ يَكْتُبُ مَا يُبَيِّتُونَ ۖ فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ وَكِيلًا
Dan mereka (orang-orang munafik) mengatakan, "(Kami) taat." Tetapi, apabila mereka telah pergi dari sisimu (Muhammad), sebagian dari mereka mengatur siasat di malam hari (mengambil keputusan) lain dari yang telah mereka katakan tadi. Allah mencatat siasat yang mereka atur di malam hari itu, maka berpalinglah dari mereka dan bertawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah yang menjadi pelindung.
Kritik
Ayat 81-89 dan 90-93 (Masalah Balik Lembaran): Terdapat jejak fisik bagaimana ayat-ayat ini dikompilasi secara ceroboh. Klausa pengecualian (proviso) yang dimulai dengan kata illa (kecuali) pada ayat 92a secara mengejutkan jatuh persis berlawanan dengan ayat 84, yang merusak hubungan antara ayat 83 dan 85. Pakar menduga hal ini terjadi karena redaktur awal menyalin teks dari bagian belakang secarik perkamen tua, lalu salah menempatkannya
Logical Fallacy
Conspiracy framing — 'mereka berkata patuh, tetapi apabila mereka keluar dari sisimu, sebagian dari mereka bersekongkol di malam hari' tentang munafik.

